GERAKAN NASIONAL LITERASI DIGITAL 2021

Kegiatan Literasi Digital bertema  Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan oleh SMAN 1  Cileungsi bekerja sama dengan KOMINFO pada hari Senin (15/11) berjalan dengan lancar. Kegiatan ini diadakan dengan melihat banyaknya penggunaan media digital di kalangan masyarakat terutama para pelajar itu sendiri. Adapun, kegiatannya berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom yang diikuti oleh siswa/i dari SMAN 1 Cileungsi dan SMP Citra Negara.

Webinar kali ini dipandu oleh Rhova Pernanda sebagai moderator dari awal hingga berakhirnya acara. Dari pukul 14.00 WIB s/d 17.00 WIB, terdapat pemaparan dari lima narasumber yang mempunyai segudang ilmu dan pengalaman. Mereka ialah Dra. Wiwi Widianingsih, M.Pd. selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMAN 1 Cileungsi, Atib Taufik Ibnu Bahrum, SE, M.pd. sebagai Ketua MGMP kota Depok, Kevin Joshua selaku Entrepreneur, Chiara Chiasman Co-Founder of Finest Sangjit & Merchandiser Analyst of Multinational Fashion Retail Company, dan Irma Anggraeni, S.Pd, M.Pd selalu wakil Kepala Sekolah Bidang Umum SMP Citra Negara. Pada awal dibukanya acara webinar, bapak Presiden Joko Widodo dan beberapa menterinya turut memberikan sambutan kepada para peserta webinar. Sambutan ini tentu menjadi sebuah kehormatan bagi para siswa/i yang ikut serta dalam keberlangsungan acara. Pada kesempatan kali ini para narasumber membawakan materi yang berbeda-beda tetapi tetap bertemakan Indonesia Makin Cakap Digital. Sebagai narasumber pertama, pak Atib Taufik Ibnu Bahrum membawakan materi yang bertemakan “Hidup Produktif di Era Digital”. Dalam materinya beliau mengatakan bahwa teknologi saat ini memiliki pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat yang saat ini hidup di era digital. Selanjutnya beliau juga mengatakan, untuk tetap berperilaku produktif dan tidak menjadi pengguna yang konsumtif. Sebagai penutup, beliau memberikan tiga kunci utama untuk memulai perilaku produktif yaitu dengan mengembangkan Skill, Habit, dan Mindset.

Bu Wiwi Widianingsih dalam materinya yang bertajuk “Budaya Digital” menyampaikan kepada kita sebagai pengguna teknologi untuk tetap menjadikan sopan santun menjadi hal yang paling utama dalam menggunakan teknologi. Beliau juga mengatakan kebebasan berdigital bukan tanpa batas, yang memiliki arti bahwa kebebasan berdigital memiliki batasan-batasan yang harus tetap dipatuhi. Para narasumber lain juga tentu saja menyampaikan materi yang tak kalah bermanfaat.

Susunan acara terakhir yaitu sesi tanya jawab. Pada kesempatan ini para hadirin bisa mengajukan pertanyaannya kepada narasumber yang ia pilih, dan untuk 20 orang pemberi pertanyaan yang beruntung akan mendapatkan hadiah dari kegiatan ini. Kemudian acara webinar ditutup dengan sesi foto bersama.

Ditulis oleh: Amalia Kurniasih & Editor : Tim IT

Leave a Reply

Your email address will not be published.